Trading dan Investasi
ad1
Zona Dewasa
8 Cara Mendidik Anak Usia 3 Tahun Agar Cerdas
Siska Lihe
Mei 08, 2024
Setiap orang tua tentu ingin anaknya tumbuh dengan baik dan optimal. Ditambah dengan kecerdasan otak yang berkembang dengan baik, sehingga orang tua tidak perlu merasa khawatir dengan tumbuh kembangnya.
Sebelum kita gunakan cara mendidik anak usia 3 tahun agar cerdas, kita ketahui dulu jenis-jenis Kecerdasan agar cara mendidiknya jadi terarah.
Perhatikan juga perkembangan emosi pada anak dan kognitifnya, sehingga kita bisa menstimulasinya agar tumbuh dengan cerdas.
Jangan pernah berpikir kalau anak tidak akan mengerti apa yang kita obrolkan, iya aja kalau diajak ngobrolnya tentang saham, hehe. Banyak bicara tentang dunianya, komunikasikan segala sesuatunya dengan anak.
Dengan begitu anak juga akan belajar dari apa yang kita obrolkan. Banyak mendengar kosa kata baru membuat ia terpancing juga untuk aktif bicara. Kalau aktif bicara, merangsang otaknya untuk berpikir.
Aku yang sebelum nikah pendiam, hanya bicara seperlunya saja. Setelah punya anak, jadi cerewet ngajak ngobrol anak terus, wkwk. Bahkan sering juga ngomel-ngomel, hehe.
Kebiasaan di zaman dulu mendongeng atau membacakan buku cerita ternyata memang punya dampak yang bagus untuk menstimulasi otak anak. Bercerita bisa berbagai macam cara, melalui buku atau kegiatan sehari-hari.
Aku lebih suka bertanya tentang kegiatannya hari ini, sambil aku menyelipkan nasehat untuk anak. Biasanya anak akan lebih menyerap dan lebih nurut jika kita memberikan nasehat pada malam hari.
Jenis-jenis Kecerdasan Anak Usia 3 Tahun
Perkembangan kecerdasan setiap anak berbeda tergantung minat dan bakatnya. Satu hal yang perlu diingat prinsip parenting positif dalam mendidik anak tidak perlu memaksa anak untuk bisa melakukan sesuatu di usianya.
Hal itu bukan malah membuatnya cerdas, namun merasa tertekan. Dilansir dari Halodoc, ada beberapa kecerdasan anak.
1. Kecerdasan Logis Matematika
Kecerdasan yang berhubungan dengan angka. Anak yang memiliki kecerdasan ini bisa dengan mudah menemukan problem solving.
Bisa dikembangkan dengan permainan puzzle, balok, lego dan lain-lain yang mengasah otaknya. Kecerdasan ini memudahkan anak untuk melihat sebab akibat dari suatu persoalan.
2. Kecerdasan Bahasa Linguistik
Kemampuannya untuk menggunakan bahasa secara lisan maupun tulisan. Anak dengan kecerdasan ini senang berbicara di depan umum.Memberikan kesempatan anak untuk membaca dan bercerita merupakan stimulasi untuk kecerdasan bahasa. Kemampuan bicara anak 3 tahun yang belum jelas bicaranya juga perlu dilatih terus.
3. Kecerdasan Kinestetik (Jasmani)
Kecerdasan yang membutuhkan banyak aktivitas fisik. Anak yang memiliki kecerdasan kinestetik akan menghasilkan karya dengan tangannya dan memiliki keterampilan dengan cepat.
4. Kecerdasan Interpersonal
Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya ramah pada temannya karena memiliki empati yang tinggi.
Mudah beradaptasi dan berinteraksi dengan orang lain. Kecerdasan interpersonal bisa dikembangkan dengan memotivasi anak mengungkapkan perasaannya.
5. Kecerdasan Intrapersonal
Kecerdasan yang berhubungan dengan diri sendiri ini mampu bekerja sama dengan orang lain. Kecerdasan ini bisa dikembangkan dengan outbond, makan bersama dan kegiatan lain yang melibatkan banyak orang.
Cara Agar Anak Usia 3 Tahun Tumbuh dengan Cerdas
Banyak cara yang bisa dilakukan oleh Ayah dan Bunda untuk membangun tingkat kecerdasannya. Bunda bisa memulai dengan membangun bonding antara Bunda dan anak.Perhatikan juga perkembangan emosi pada anak dan kognitifnya, sehingga kita bisa menstimulasinya agar tumbuh dengan cerdas.
1. Sering Mengajak Anak Ngobrol
Bukan hanya orang dewasa yang membutuhkan komunikasi untuk menyelesaikan masalah dalam hubungannya, namun anak juga perlu diajak ngobrol oleh orang tua.Jangan pernah berpikir kalau anak tidak akan mengerti apa yang kita obrolkan, iya aja kalau diajak ngobrolnya tentang saham, hehe. Banyak bicara tentang dunianya, komunikasikan segala sesuatunya dengan anak.
Dengan begitu anak juga akan belajar dari apa yang kita obrolkan. Banyak mendengar kosa kata baru membuat ia terpancing juga untuk aktif bicara. Kalau aktif bicara, merangsang otaknya untuk berpikir.
Aku yang sebelum nikah pendiam, hanya bicara seperlunya saja. Setelah punya anak, jadi cerewet ngajak ngobrol anak terus, wkwk. Bahkan sering juga ngomel-ngomel, hehe.
2. Bercerita Sebelum Tidur
Malam hari adalah waktu yang dianggap tepat untuk menangkap kosa kata baru bagi anak. Sebelum anak tidur, orang tua bisa bercerita banyak hal.Kebiasaan di zaman dulu mendongeng atau membacakan buku cerita ternyata memang punya dampak yang bagus untuk menstimulasi otak anak. Bercerita bisa berbagai macam cara, melalui buku atau kegiatan sehari-hari.
Aku lebih suka bertanya tentang kegiatannya hari ini, sambil aku menyelipkan nasehat untuk anak. Biasanya anak akan lebih menyerap dan lebih nurut jika kita memberikan nasehat pada malam hari.
3. Memberikan Keterampilan
Memberikan keterampilan dimulai dari tugas-tugas sederhana, merapikan mainannya sendiri. Sudah diajarkan makan sendiri.
Mengajarkan anak mandiri membentuknya menjadi terampil. Melipat kertas dan mengguntingnya juga sebuah kemampuan bagi anak usia 3 tahun.
4. Melatih Problem Solving
Bermain teka-teki dalam menyusun puzzle juga memancing ia berpikir untuk menyelesaikan masalah bagaimana gambar di puzzle bisa kembali seperti semula.
Walaupun awalnya pasti nangis dulu dan kesal kenapa ia tidak berhasil menyelesaikan gambar, tidak apa-apa itu adalah proses belajarnya untuk menemukan penyelesaian. Anak perlu dikenalkan juga dengan kegagalan agar ia punya skill menghadapi kegagalan sejak dini.
Orang tua pasti selalu ingin melindungi anaknya dari sebuah resiko atau kegagalan. Namun hal tersebut kurang baik mengingat dewasa nanti dia akan dipertemukan dengan berbagai macam lingkungan dan karakter. Mengenalkannya dengan kegagalan tidak membuat dia takut dengan apapun.
Biarkan ia menyelesaikan puzzle dengan caranya. Walau rasanya kita sebagai orang tua ingin membantu, tapi kita cukup melihat dan menyemangati saja. Tahan rasa ingin membantunya ya, Bun.
5. Tidur yang Cukup
Loh apa hubungannya dengan tidur cukup? Anak 3 tahun membutuhkan waktu tidur 11-13 jam. Tidur siang yang teratur juga membuat kemampuan otak anak berkembang.
Meski susah sekali untuk membuat anak suka 3 tahun tidur siang, tapi jika konsisten ini akan mengembalikan lagi semangat belajarnya.
Jika dibiasakan konsisten tidur siang, anak akan terbiasa tidur siang. Selain re-charge energi anak, bisa sekalian re-charge energi Bunda juga ya, hehe.
6. Belajar Berhitung
Menyiapkan anak sekolah nanti bisa dimulai dari usianya 3 tahun. Di kota besar sudah banyak anak usia 3 tahun sudah sekolah. Kita bisa mengajarkan anak untuk berhitung, membaca dan menulis.
Kalau anak 3 tahun belum sempurna, tapi kita memberinya alat tulis misalkan pensil dan kertas kosong. Biarkan anak bereksperimen menulis apapun di kertas. Jika anak suka menulis di dinding, sediakan media menulis agar ia menulis di buku atau kertas bukan di dinding.
Belajar mengenalkannya berbagai macam huruf abjad dan membaca. Anak akan mengingat huruf yang sering dikenalkannya.
7. Melakukan Eksperimen
Anak umur 3 tahun rasa penasarannya tinggi. Sering bertanya hal-hal yang sifatnya bagi kita random. Fasilitasi pertanyaannya dengan banyak melakukan eksperimen dan percobaan.
Kegiatan memasak bersama juga bisa jadi eksperimen yang menyenangkan. Saat membuat kue, kenapa ya adonan bisa mengembang, bagaimana jika kue tidak mengembang. Lakukan eksperimen yang membuatnya takjub kenapa bisa ada benda yang berubah.
8. Berikan Nutrisi Terbaik
Selain stimulasi dari luar, kita juga perlu memberikan nutrisi terbaik baik anak. Perhatikan jenis makanan dan jadwal ia makan.
Jika makanan kemasan, perhatikan kandungan yang ada di dalamnya aman atau tidak untuk anak kecil. Pencernaan yang baik berasal dari makanan yang baik pula.
Kesimpulan
Banyak jenis kecerdasan yang bisa kita kembangkan agar anak 3 tahun berkembang dengan otak yang cerdas.
Untuk tercapainya itu semua perlu adanya stimulasi yang konsisten dari orang tua. Baik stimulasi dan nutrisi perlu diberikan agar anak 3 tahun cerdas.
Masih bingung stimulasi apa saja yang diberikan untuk perkembangan anak 3 tahun? Baca artikel selanjutnya tentang Kegiatan Anak 3 Tahun ya. Yuk, share di kolom komentar, apa saja yang sudah Ayah dan Bunda berikan untuk menstimulasi perkembangan kecerdasan anak?
Referensi:
https://hamil.co.id/anak/parenting/cara-mendidik-anak-usia-3-tahun-agar-cerdas
https://paudpedia.kemdikbud.go.id/komunitas-pembelajar/warga-inovatif/mengenal-ragam-kecerdasan-anak
https://www.halodoc.com/artikel/8-multiple-intelligence-untuk-menilai-kecerdasan-anak



Tidak ada komentar :
Posting Komentar
Leave A Comment...