Trading dan Investasi

ad1

Zona Dewasa

Yuk, Manfaatkan Barang Bekas untuk Jadi Mainan Edukasi!

Mainan dari barang bekas

Si kecil bosan dengan mainannya? Bunda bisa coba lihat sekeliling, apakah ada barang bekas yang bisa diolah atau tidak. Tidak perlu membeli mainan yang mahal, kita bisa membuatnya sendiri dengan bahan yang ada di rumah.

Daripada numpuk dan jadi sampah, lebih baik kita manfaatkan menjadi ide bermain anak. Ada banyak barang bekas yang bisa kita buatkan mainan anak yang bernilai edukasi. 

Barang Bekas yang Bisa Dimanfaatkan Menjadi Mainan

Kalau di rumah tidak ada barang bekas, Bunda coba bisa tanyakan kepada tetangga, siapa tahu punya barang bekas yang bingung mau di daur ulang. 

Dulu waktu aku masih sekolah, kalau ada tugas membuat prakarya semua tempat dicari dengan memanfaatkan barang bekas.

1. Kardus

Kardus yang paling populer dan mudah jika dibuat mainan edukasi dari barang bekas. Keberadaan kardus ini bisa menjadi barang yang bermanfaat bagi anak.

Kardus bisa dijadikan mainan apa saja. Baik yang merangsang motorik halus anak atau berupa mainan dengan bentuk yang besar.

Sering lihat kan kalau ada festival kemerdekaan, akan ada penampilan yang menunjukkan hasil karya berupa mobil, sepeda, pesawat yang ternyata dibuat dari kardus.

Jadi, Bunda kalau kardus bekas susu anak tidak perlu dibuang ya, kita bisa memanfaatkannya menjadi mainan. Anak pasti suka, kardus bekas susu anak dijadikan mainan, terlihat punya nilai manfaatnya.

Bukan hanya kardus bekas susu, kardus bekas apapun bisa untuk dijadikan mainan. Semakin banyak kardus, semakin kita bisa mencoba banyak mainan edukasi untuk anak 3 tahun.

2. Botol Plastik

Botol plastik yang sering banyak ditemukan atau bekas kita gunakan minum, sebaiknya jangan dibuang ya Bunda. Bukan hanya botolnya, tapi tutup botol plastik pun bisa kita gunakan.

Botol plastik yang besar maupun yang ukuran sedang bisa kita gunakan. Selain sebagai media tanaman, juga bisa sebagai mainan anak. 

Tutup botol plastik

Mainan botol plastik ini aman digunakan bagi anak. Mulai dari usia 6 bulan ke atas sudah bisa digunakan bermain anak. Berbahan plastik, sehingga aman dan tidak berbahaya bagi anak.

Ada banyak ide mainan edukasi dari botol plastik, tinggal.disesuaikan saja dengan usia anak. 

3. Gelas Plastik Bekas

Kalau tadi botol plastik, kalau ini berbentuk gelas. Bisa bekas gelas plastik anak yang sudah tidak terpakai.

Apalagi jika berwarna warni, menambah antusias anak bermain. Warna warni gela sjuga sekalian mengenalkan warna pada anak. 

4. Cetakan Agar yang Tidak Terpakai

Bunda punya cetakan agar yang tidak terpakai? Bisa digunakan untuk membuat mainan anak sebagai bentuk dari pasir kinetik.

5. Stik Es Krim

Anak suka memakan es krim? Stiknya jangan dibuang ya Bunda, dikumpulkan di rumah dan tadaaa bisa jadi mainan yang beragam di rumah!

Stik es krim bukan hanya untuk mainan, tapi menjadi karya seni yang menarik. 


Mainan Dari Barang Bekas

Sebelumnya aku sudah pernah membagikan ide mainan edukatif anak dari kardus. Yuk, kita coba sama-sama!

Mainan dari barang bekas cocok untuk dimainkan baik oleh anak laki-laki maupun perempuan. Bunds bisa mengenalkan anak permainan dari barang bekas sembari menyiapkan anak untuk sekolah nanti. 


1. Memindahkan Pompom dari Tutup Botol

Manfaatnya untuk kordinasi mata dan tangan. anak akan fokus pada pompom yang akan dipindahkan ke botol. Melatih ketepatannya, karena pompom yang dipindahkan harus tepat pada sasaran.

Bahan:

  • Kardus
  • Tutup botol
  • Pompom (jika tidak sa bisa diganti dengan batu kecil)

Cara membuat:

  • Buat 5 bagian kardus seperti penggaris
  • Lubangi sisi kanan dan kiri kardus box
  • Pasangkan Tutup Botol di atas kardus yang sudah dibentuk menyerupai penggaris
  • pasangkan kardus tersebut pada setiap lubang
  • Pompom siap dipindahkan dari tutup botol ke tutup yang lainnya.
Cara memainkannya membutuhkan konsentrasi, anak akan fokus pada pompom agar tidak terjatuh dan tepat mengenai tutup botol plastik. Seru kan? Anak jadi tidak melulu bermain gadget karena sudah ada permainan yang menyenangkan

2. Melingkari Huruf

Mainan ini mengenalkan huruf dan warna. Melatih anak untuk mengingat tulisan namanya.  Membuatnya cukup mudah hanya perlu dua bahan saja. 

Bahan:

  • Kertas gambar
  • Krayon warna warni

Cara membuat:

  • Tulis nama anak di kertas gambar dengan spidol warna warni
  • Misalkan tulisan Aqlan. Nama A diberi warna merah, Q diberi warna hijau, L diberi warna kuning, A warna merah lagi dan N warna biru. 
  • Di bawahnya sembarang menulis huruf abjad aqlan secara terpisah
  • Lingkari setiap huruf dengan warna yang sesuai

Bermain melingkari huruf ini membantu fokus anak. Anak akan mengingat warna apa yang ada pada huruf tersebut. 


3. Pin Bowling Botol Plastik

Bermain pin bowling dari botol plastik melatih kordinasi mata dan tangan anak. Juga metih kekuatan anak karena harus menjatuhkan botol plastik.

Bahan:
  • Botol plastik 
  • Cet untuk mewarna botol plastik
  • Pasir 
  • Bola plastik

Cara membuat:

  • Warnai botol plastik agar tampak menarik perhatian anak
  • Berisi pasir agar botol plastik menjadi berat 
  • Sejejerkan botol plastik sebanyak mungkin

Perlahan anak mulai melempar bola pada botol plastik warna warni yang ada di depannya. Hitung berapa banyak botol plastik yang jatuh. Anak akan semakin mencoba permainan pin bowling botol plastik jika yang jatuh sedikit, semakin anak penasaran semakin ingin is mencobanya. 


4. Sempoa dari Kardus

Sempoa kardus bekas
Sumber gambar: YouTube AbangShakaChannel

Jika ada kardus bekas box kita bisa memanfaatkan untuk membuat sempoa dari kardus. Cocok untuk anak 3 tahun ke atas yang ingin belajar penjumlahan. Kita bisa mengenalkan matematika sederhana melalui permainan ini.

Bahan:
  • Kardus
  • Pipe cleaner kalau tidak ada bisa menggunakan tali
  • Manik tabung

Cara membuat: 

  • Buat 10 lubang saling berhadapan 
  • Masukkan pipe cleaner sejajar pada lubang tersebut
  • Masukkan manik tabung ke dalam pipe cleaner sejumlah urutan 1 sampai 10
  • Ikat bagian belakang tali agar semakin kencang
  • Tulis di samping tali angka sesuai urutannya 

Mainkan dengan belajar penjumlahan. Misalkan semua dadu disimpan ke kiri. Lalu geser dadu 1 ke kanan dan dadu 5 ke kanan. Minta anak untuk menghitung berapa banyak jumlah dadu yang ada di kanan. 

Permainan ini membantu menyiapkan anak untuk siap memasuki usia sekolah. Mengenalkan angka 1 sampai 10 pada anak. Melatih kecerdasan otak anak. 


5. Menggunting kertas

Anak ajak menggunting kertas dengan gunting yang aman bagi anak ya, Bun. Melatih motorik halus anak dns membantu anak menggerakkan hari-harinya. 

Bahan:

  • Roll tisu
  • Kertas warna
  • Spidol 

Cara membuat: 

Gunting-gunting kertas warna sisakan bagian ujungnya

Tempelkan bagian ujungnya dengan doubletip dan tempelkan pada roll tisu

Gambar mata dan hidung pada roll tisu

Ajak anak untuk menggunting-gunting kertas warna tersebut. Kegiatan sederhana yang menyenangkan bagi anak. Anak kan biasanya penasaran jika kita memegang gunting atau melihat gunting. 

Kita berikan medianya yang aman bagi anak. Anak paling senang menggunting kertas. Coba deh, Bun!


Kesimpulan 

Mainan edukasi dari barang bekas yang ada di rumah banyak manfaatnya untuk perkembangan anak. Anak tetap aktif dengan menggerakkan jari-jemarinya juga merangsang motoriknya. 

Ada banyak ide yang bisa kita coba kenalkan pada anak. Dari semua kegiatan tersebut, adakah yang sudah Bunda coba? Share di kolom komentar yuk!


Referensi:

https://bebeclub.co.id/artikel/tumbuh-kembang/2-tahun/mainan-edukatif-buatan-sendiri

https://ksmgroup.co.id/mainan-edukatif-dari-barang-bekas/

https://www.youtube.com/AbangShakaChannel


Tidak ada komentar :

Posting Komentar

Leave A Comment...

ad2

Iklan Gratis

Peluang Bisnis

Berita Terkini

Chord dan Lirik

Tempo Doeloe